Oleh karena itu, masuk akal memang, jika disebutkan bahwa bandara adalah merupakan salah satu tempat penyebaran virus Corona. Orang-orang duduk relatif berdekatan, walaupun umumnya tidak saling mengobrol atau bersentuhan tangan.
Selama di perjalanan pesawat Nairobi – Paris tadi, saya dan kedua penumpang sebelah saya memakai masker terus. Padahal tak satu pun yang batuk-batuk atau bersin misalnya. Kami tidur lelap malah, kadang terbangun untuk makan atau nonton film. Juga kebanyakan penumpang lainnya memakai masker saat di pesawat. Untuk yang kondisinya sedang baik-baik saja mungkin hal ini lebih untuk faktor menenangkan hati dan memberi faktor psikologis bahwa masker bisa menolak virus.

Para penumpang pun membersihkan tangan terus, terutama dengan tisu basah dan sanitizer. Tidak hanya membersihkan tangan, melainkan juga screen untuk nonton film di depan tempat duduk, serta tempat duduk masing-masing dibersihkan puls dengan tisu basah.
Sangat lucu memang melihat aktivitas bersih-bersih para penumpang tadi, seolah-olah jadinya mereka gotong royong berpartisipasi membersihkan pesawat …
Saya pikir, kalau begini terus, maka pesawat-pesawat bisa tambah mengkilat! 🤣.
