Justru, dengan tindakan seperti ini, memukul guru, merusak tujuan pendidikan. Guru menjadi tidak berwibawa di mata anak. Respek anak terhadap guru bisa hancur. Kita tidak bisa membayangkan bagaimana guru dapat mendidik dengan baik tanpa respek.
Karena itu, saya mengusulkan agar penyelesaian ini dilakukan dalam konteks pembangunan dunia pendidikan. Baik untuk guru, sekolah, orang tua dan murid. (*)
Baca Juga:Ketika Jalan Alit karena Corona
