Bahkan demi meningkatkan kunjungan dan minat baca bagi pelajar dan masyarakat dari semua kalangan. Perpustakaan Kabupaten Mempawah, juga rutin setiap tahun melaksanakan perlombaan, mendongeng bagi pelajar SD. Lomba Pindato. Bahkan membuat sayembara dengan hadiah menarik bagi anggota perpustakaan yang menjadi pengunjung dan peminjam buku yang aktif.
Namun lucu juga, mengapa banyak anak SD atau pelajar yang berkunjung ke perpustakaan. Di mana orang-orang dewasa, orang tua,dan masyarakat umum? Apa membaca hanya untuk anak-anak. Tentu tidak, kita sebagai orang dewasa atau orang tua juga harus membaca. Membaca tidak memandang umur. Bukankah buku adalah teman orang yang berilmu, serta teman bagi orang-orang yang menginginkan kehebatan dalam hidupnya.
Saya juga melihat tak banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS), berkunjung ke perpustakaan atau barang kali belum memiliki Kartu Anggota Perpustakaan. Bukankah PNS lebih baik, mengisi waktu istirahat di perpustakaan, daripada duduk di warung kopi. Apakah lebih baik, pemimpin daerah seperti bupati, walikota, gubernur mewajibkan para PNS memiliki kartu anggota perpustakaan. Minimal dengan memiliki kartu anggota, para PNS memiliki minat berkunjung ke perpustakaan. Bukankah juga bisa meningkatkan minat baca masyarakat kita. Apalagi seluruh PNS se Indonesia memiliki kartu perpustakaan.
