Opini

Polemik Sampah Kota

Polemik Sampah Kota

Komunitas-komunitas yang peduli terhadap kondisi sampah yang ada di Pontianak juga tidak sedikit, dari kalangan mahasiswa hingga masyarakat biasa. Namun, yang demikian itu tidak secara sepenuhnya menyelesaikan persoalan. Mungkin terselesaikan, tapi di daerah yang menjadi objek kepeduliannya saja dan pun hanya terealisasi dalam kurun beberapa waktu. Ini tentang komitmen perubahan yang kian redup ditelan oleh masa diakibatkan minimnya edukasi dan literasi kita terhadap sampah.

Alternatif Penyongsong Solusi

Manusia mengambil segala sesuatu dari alam, tapi kemudian merusak alam dengan apa yang telah diambilnya yaitu mengenai buang sampah bukan di tempatnya dan tidak tepat dalam pengelolaan. Lantas Solusi yang dapat ditawarkan pada kasus melonjaknya produksi sampah ditengah-tengah kota adalah Penyusunan peraturan daerah tentang pengelolaan sampah, memberikan sosialisasi, edukasi dan literasi terkait sampah kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh pemerintah dan bekerja sama dengan kalangan akademisi (mahasiswa), mendorong transformasi pola konsumsi masyarakat untuk lebih menyukai produk-produk yang berasal dari daur ulang, melakukan evaluasi dan monitoring, menyediakan fasilitas-fasilitas yang memadai, dan yang paling terpenting adalah konsistensi pelaksanaan apa yang sudah direncanakan dan diterapkan (Lihat Jailan dkk, 2016: 485-486).