Oleh: Nur Iskandar
Tahun 2001 dan 2002 Kedubes AS bikin Indo Journalist Programe (IJP). Erwan Widiarto jurnalis Jawa Pos terpilih di angkatan 2001, sedangkan saya saat itu wartawan di Harian Equator (Jawa Pos Media Group) terpilih di angkatan 2002. Setiap angkatan jumlah jurnalis yang lolos ke program IJP tak lebih dari 13 orang. Umumnya mereka dari daerah yang rawan konflik di seluruh Indonesia, atau minimal berpengalaman meliput konflik berdarah-darah….Kalbar saat itu amat sangat rentan dengan isu dan konlik laten antaretnik. Media massa merekam seluruh peristiwanya dengan baik. Walaupun konflik berdarah-darah tentunya tidak baik.
