Dulu kuta panjoe adalah sbg pusat pemerintahan Keujruen peusangan yg didirikan oleh Teuku diadjat pasee pd th 1182 H (1673M), seorang panglima perang yg ditunjuk oleh sultan aceh utk memimpin sebuah negeri baru yg bernama Keujruen Peusangan Raya. Wilayah ini meliputi 6 kemukiman yaitu kemukiman Jeumpa, kemukiman Glumpang Dua, kemukiman Sawang, kemukiman Blang Oanyang (Nisam), kemukiman cunda dan kemukiman Meuraksa Bayu.
Sebelum Belanda hadir di Aceh, wilayah Keujruen peusangan merupakan wilayah yg sangat makmur dgn pertanian dan nelayan sbg mata pencaharian penduduknya. Puncak emas kekuasaan Keujruen peusangan semasa T. Chik Nyak Krueng berkuasa atau dikenal dgn Teuku Bentara kuanta (1844 – 1868). Beliau merupakan putra bungsu dari Teuku Diadjat pasee, pendiri negeri peusangan raya. Paska beliau wafat pd th 1868 dan digantikan oleh putra tertuanya Teuku chik Muhammad Hasan, tak lama beliau memerintah hanya 3 tahun saja. Kemudian pd th 1873 beliau digantikan adiknya T. Bentara mahmud kuta panjoe (Teuku Moeda Tji’).
