Di masa tuanya, ia tak pernah menerima penghargaan, materi, atau piagam apapun. Bahkan saat pihak keluarga ingin mengambil uang pensiun, mereka pun ditolak. Keluarga Lim masih memegang SK itu, tapi SK tersebut ditolak dengan berbagai alasan. Baik Liem Bak Meng masih hidup hingga jandanya pun tidak pernah mendapatkan santunan seperti tokoh pejuang lainnya,” ungkap anaknya, Andreas Hadi Limbung.
Ia menceritakan, justru pernah mengurus pensiunan alharhum dengan menunjukkan semua dokumen yang lengkap termasuk surat bukti dan semuanya, tetapi tidak pernah diakui pemerintah dan ditolak oleh pemerintah saat itu.
Kendati demikian, ia mengatakan akan tetap melanjutkan perjuangan almarhum Lim Bak Meng yang belum selesai. “Karena sebelum meninggal dunia, saya satu-satunya yang ditunjuk bapak untuk melanjutkan cita-cita bapak, yaitu mempersatukan bangsa,” ucapnya.]
