Opini

Sikap Bijak adalah Sumber Kekuatan dan Kemenangan

Sikap Bijak adalah Sumber Kekuatan dan Kemenangan
Wajidi Sayadi

Oleh: Wajidi Sayadi

Sebagaimana biasa Pengajian Hadis Rutin Ahad Malam di Masjid Raya Mujahidin Pontianak, kali ini tema pembahasan adalah al-Hilm (Sabar/Murah hati) wa al-Anah (Tenang) wa ar-Rifq (Lemah Lembut) dengan mengacu pada Kitab Dalil al-Falihin Li Thuruq Riyadh ash-Shalihin karya Muhammad ‘Allan ash-Shiddiqiy.

Nabi SAW. sangat bijak dengan menghimpun sifat-sifat tersebut dalam diri Beliau. Inilah salah satu sumber kekuatan dan kemenangan dakwah dan pendidikannya.

Di antara hadis dalam pembahasan ini adalah
عن أَبي هريرة رضي الله عنه قَالَ بَال أعْرَابيٌّ في المسجدِ فَقَامَ النَّاسُ إِلَيْهِ لِيَقَعُوا فِيهِ فَقَالَ النبيُّ صلى الله عليه وسلم دَعُوهُ وَأرِيقُوا عَلَى بَوْلِهِ سَجْلاً مِنْ مَاءٍ أَوْ ذَنُوباً مِنْ مَاءٍ فَإنَّمَا بُعِثْتُمْ مُيَسِّرِينَ وَلَم تُبْعَثُوا مُعَسِّرِينَ

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, ia mengatakan, ada orang Arab Badui kencing dalam masjid. Lalu para sahabat segera berdiri hendak mencegah dan menghajarnya. Maka Nabi SAW. bersabda kepada mereka, biarkan saja ia kencing. Siramlah air kencingnya dengan seember air. Sesungguhnya kalian diutus untuk mempermudah. Kalian tidak diutus untuk mempersulit. (HR. Bukhari).