Tujuan hidup memang tak semestinya sesuai dengan tujuan jurusan. Orang yang datang boleh datang untuk tujuan hanya memperoleh ilmu atau hanya mendapatkan gelas sarjana. Orang dapat hidup dan dianggap sukses, bahkan, tanpa kuliah pun.
Tetapi dari sudut pandang jurusan seharusnya orang yang belajar di sana mendapatkan hasil seperti yang diimpikan dalam visi. Itulah yang ditawarkan dan dijanjikan kepada calon mahasiswa dahulu. Jurusan dianggap sukses jika lulusannya menjadi seperti yang dijanjikan.
Minat baca yang rendah dan tujuan hidup yang tidak jelas membuat dosen sering “miring-miring”. Saya mendengar rekan dosen menceramahi mereka karena tidak mengerjakan tugas membaca buku ilmu hadits dan tugas Bahasa Inggris. Seperti juga saya yang sering menegur mahasiswa –di kelas lain semester lalu, yang tidak mengerjakan tugas. Saya malah mengusir mereka yang njiplak habis karya di internet untuk tugas kuliah, dari pertemuan. Sering gemas melihat mahasiswa banyak nongkrong, dan lebih tertarik melakukan kegiatan bernuansa hura-hura.
Lembaga memiliki pekerjaan berat membawa mereka ke jalur yang benar. Lembaga harus bisa membantu atau mendorong mereka membuang mental malas, tidak jujur, enggan kerja keras, mudah mengeluh, yang saat ini mereka miliki.
