- Aliran Jabariyah.
Mereka ini punya keyakinan bahwa manusia hidup dan apa saja yang terjadi pada dirinya semuanya adalah takdir Allah, manusia tidak punya kemampuan apa-apa untuk berusaha merubah apalagi menolaknya. Manusia seperti dipaksa menerima semua ketentuan takdir.
Mereka mendasarkan pemahamannya terhadap ayat al-Qur’an:
وَمَا تَشَاءُونَ إِلَّا أَنْ يَشَاءَ اللَّهُ
Kamu tidak menghendaki, kecuali apabila dikehendaki Allah. (QS. al-Insan 76: 30).
Atas dasar inilah, muncul kepercayaan kepasrahan diri sepenuhnya tanpa berusaha, semuanya itu Allah yang mengatur dan menentukan. Akhir-akhir ini, ada postingan yang tersebar, “nggak usah panik sama virus corona.
Malaikat Izrail (pencabut nyawa) sudah punya daftar nama siapa saja yang harus dipanggil duluan. Itu pasti, nggak akan tertukar dan nggak bisa dinego”.
Saya kira ini cerminan dari pemahaman aliran Jabariyyah. Berlebih-lebihan dalam kepasrahan diri kepada takdir Allah mengabaikan usaha manusia. - Aliran Qadariyah atau Mu’tazilah.
Mereka berkeyakinan bahwa manusia mempunyai Qadar (kemampuan) untuk merubah dan menentukan segalanya termasuk merekayasa takdirnya.
Alasannya, Allah sudah membekali manusia berupa akal, hati, nafsu, fisik, dan alam semesta ini.
Mereka mendasarkan pada pemahaman terhadap ayat al-Qur’an.
إِنَّ اللَّهَ لا يُغَيِّرُ ما بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا ما بِأَنْفُسِهِمْ
Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. (QS. ar-Ra’d, 13: 11).
Aliran pemikiran ini juga dianggap berlebih-lebihan, karena terlalu percaya terhadap kemampuan manusia, dan mengabaikan doa dan kekuasaan Allah. - Aliran Asy’ariyyah.
Mereka yang mempercayai bahwa manusia diberi kebebasan dan kemampuan oleh Allah untuk berusaha, tetapi Allah lah yang menentukan segalanya.
Manusia yang makan dan minum, tapi yang menentukan manusia itu bisa kenyang dan hilang rasa hausnya adalah Allah.
Manusia yang berusaha berobat dari sakit dan penyakitnya, tapi Allah ;lah yang menyembuhkan segalanya.
Manusia yang belajar, tapi Allah lah yang menentukan kecerdasannya.
Manusia yang berusaha mencari rezeki, tapi Allah lah yang menentukan kaya dan miskinnya seseorang.
Aliran Asy’ariyah inilah yang disebut Aliran Ahlussunnah Wal Jamaah. Inilah aliran pemikiran Islam yang moderat, wasathiyyah, adil dan terbaik.
Baca Juga:Mengikis Benih Kapitalis
