Opini

Taman Tugu Pancasila

Taman Tugu Pancasila

Taman Tugu Pancasila ini semula dibangun Sultan Hamid II Alkadrie mengenng gugurnya para syuhada, bunga kusuma bangsa atas perjuangan melawan Dai Nippon Jepang: 1941-1945. Jumlah korban tewas 21.037 jiwa. Itu kesaksian Kiyotada Takahashi, panglima Jepang di Pontianak ketika diadili sekutu. Saat dibangun pertama kali oleh Sultan Hamid II Alkadrie posisinya adalah Sultan dan Presiden Daerah Istimewa Kalimantan Barat. Negara berdiri sendiri. Namun hebatnya para pemimpin bumi khaTULIStiwa, arif dan bijak, sejak gabung dengan Negara Proklamasi melalui hasil Konferensi Meja Bundar, 27/12/1949 tugu asli pun menjadi Tugu Pancasila. Kearifan yang luar biasa. Sejarah dicatat dengan tinta emas. Semoga Sang Perancang Lambang Negara Elang Rajawali Garuda Pancasila dan negarawan diplomat sejak Muntok, Konferensi Inter Indonesia 1 dan 2 hingga KMB, dapat ditetapkan Presiden RI Ir H Joko Widodo sebagai Pahlawan Nasional tahun ini. *