Telur telah selesai digoreng. Perutku rasanya sudah lapar sekali. Aku ambil nasi dan kusimpan dalam piring. Kuletakkan telur yang aku goreng tadi tepat di atas nasi. Aroma telur menggugah selera, membuat aku semakin terasa lapar dan tidak sabar untuk menyantapnya.
Di atas meja sambil menengadahkan tangan untuk berdoa makan, aku makan telur tersebut dengan nasi. Saat nasi dan telur menyentuh lidah dan kukunyah, cabe memecah dan membuat mulutku terasa pedas sekali. Sungguh telur yang sangat fantastis. Akhirnya perutku kenyang dengan rasa pedas yang luar biasa.(Penulis: Mahasiswa BKI IAIN Pontianak)
