Opini

Upaya “Cross Check” Fakta Sultan Hamid II

Upaya “Cross Check” Fakta Sultan Hamid II

Menurut saya yang kurang adalah buku sebanyak 2 koli kami lampirkan ke Dewan Gelar yang beranggotakan belasan orang itu tidak dibaca detail. Kalau dibaca, maka insya Allah lurus nih kebengkokan sejarah. Maka dengan demikian menjadi mudah revisi UU Lambang Negara, Bahasa dan Bendera di mana UU tentu lebih tinggi daripada Keppres Pahlawan Nasional yang diributkan mantan Kepala BIN AM Hendropriyono (semoga Allah mudahkan Beliau untuk membaca buku biografi Sultan Hamid II Sang Perancang Lambang Negara sekaligus bisa cross-check kepada saksi mata yang masih hidup).

Nah, buku Biografi Politik Sultan Hamid II Alkadrie diberikan pengantarnya oleh Dr (HC) Oesman Sapta. Sosok yang dikader Sultan Hamid II bahkan Sultan yang melamarkan OSO sehingga sakinah, mawaddah, warahmah sampai sekarang. OSO juga mengenang kehilangan mahkota “Buya” tersebut dengan menamai hotelnya dengan “MAHKOTA”. OSO selain memberikan kata pengantar juga memberikan testimoni sekaligus sebagai Wakil Ketua MPR/RI melaunching buku SH II memperingati seabad kelahirannya (1903-2013) di Pontianak Convention Centre.