Oleh: Tengku Turiman Faturahman Nur
Lihatlah Dibelakang dua tokoh NKRI ada lambang negara RI Elang Rajawali Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika (pasal 36 A UUDNeg RI 1945, coba Pak Presiden dan Menhan Prabowo tanya kepada anak bangsa diamana saja berada di belahan nusantara, tanya siapa perancangnya, tanya lagi berani nda apakah perancangnya “pengkhianat bangsa ” atau perancangnya orang yang berjasa bagi perjuangan pengakuan kedaulatan RI sehingga NKRI wilayah seperti sekarang ini, siapa yang menggagas desentralisasi asimetris atau otonomi daerah asimetris, sehingga daerah otonom menjadi dua level kota, kabupaten dan desa otonom, ide pemikiran siapa, kok ada DPD yang berani ngaku senator saat ini.
Kalimantan itu masa depan Indonesia luar biasa kekayaan diperut buminya mau yang berada diatas buminya, mengapa perancang lambang negara tidak mau bergabung dengan Malaysia saja dahulu, bukankah ada hubungan Geopolitik dan Geobudaya dengan tanah seberang, mengapa memilih bergabung dengan negara Proklamasi 17 Agustus 1945, ketika RIS dengan real time dalam sejarah bangsa ini dengan menjemput KH Agus Salim dan tokoh tokoh lain di Prapat agar bisa ketemu bung Karno di Muntok 1949, siapa yang menyediakan pesawat untuk terbang ke Yogya, jasa siapa sehingga terjadi pertemuan inter Indonesia 1,2 dan perjuangan diplomatik pengakuan kedaulatan KMB, 27 Desember 1949 sehingga bendera merah putih bisa dinaikan di Istana yang saat ini disebut istana negara dan bendera Belanda diturunkan.
