Oleh: Nur Iskandar
Hari ini viral dan trending topik di jagad lagu country bersama legenda musik country Indonesia Iwan Fals. Pelantun lagu Bento dan Mata Dewa ini mengkritisi habis-habisan korupsi di Departemen Sosial di masa Pandemi-di tengah masyarakat sekarat perlu bantuan. Korupsi yang di-oranye-kan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) atas Menteri Sosial Juliari P Batubara menyusul Operasi Tangkap Tangan (OTT) Menteri Kelautan dan Perikanan. Pengganti Bu Susi Pujiastuti yang terkenal dengan tagline “tenggelamkan” justru tenggelam di kubangan labirin korupsi di mata rantai ekosistem laut nan tak bertepi. Begitupula bansos Pandemi Covid-19 menyebabkan Mensos Juliari P Batubara membara.
Iwan Fals dikenal dengan kritik-kritik pedasnya dalam bermusik di Nusantara sejak muda belia. Kini beliau sudah putih. Ubanan. Kumisnya pun sudah seperti suhu Kungfu. Putih semua. Ia tampil dibalut topi kupluk hitam. Baju hitam. Syal hitam. Tanda kelam. Tanda berduka-cita secara mendalam. Bang Iwan Fals yang sesungguhnya Plus bukan Minus. Ia banyak mengingatkan aparat Negara dengan “tikus-tikus kantor” termasuk “Wakil Rakyat seharusnya Merakyat”. Ia juga kocak dengan lagu Sunatan Massal Ahak – Ahaaak….
