Di sesi ketiga adalah sesi masukan para pakar yang trending topik di media massa. Yakni Dr Anhar Gonggong, Prof Dr AM Hendropriyono, Prof Meutia Hatta, Prof Dr Djoko Suryo (UGM), dan Presiden AGSI, Sumardiansyah Perdana Kusuma. Ini ibarat “kita duduk bersila” membedah sejarah kelam 1945-1950 yang jarang diungkap buku-buku sejarah. Acara akan dibuka Gubernur Kalbar H Sutarmidji, SH, M.Hum sekaligus keynote speaker. Gubernur adalah wakil presiden di provinsi Kalbar sesuai UU pemerintahan daerah bahwa pemerintah provinsi adalah wakil pemerintah pusat di daerah. (kan)
11 Juli, Sehari Sebelum 107 Tahun Kelahiran Sultan Hamid–Semua Pihak “Duduk Bersila” Kaji Secara Ilmiah untuk Anugerah Gelar Pahlawan Nasional
