Berita

Bajra Sandhi

Bajra Sandhi

Indah sekali toleransi di negeri ini. Sebuah modal damai untuk membangun kesejahteraan bersama. Buah dari iman dan kepercayaan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Beginilah penerapan Pancasila. Rakyat pun pancasilais tak hanya retorika dan retoris. Aplikatif. Membumi. Membagi arti. Tanpa basa-basi.

Bajra Sandhi

Sebelumnya, di awal Ramadhan, umat Islam Indonesia juga menunjukkan toleransi tingkat tinggi di tengah ketegangan kawasan Teluk di Timur Tengah. Umat Islam merayakan Ramadhan dengan damai di tengah umat Budha dan Kong Hu Chu merayakan Imlek dan Cap Go Meh. Di Kalbar khususnya bahkan ada arakan naga dan tatung. Sosok kebal senjata tajam maupun tusukan. Semua berlangsung aman, damai, tanpa ada gangguan satu sama lain. Kita bisa hidup berdampingan secara damai. Sekaligus saling menikmati kelebihan masing-masing.

Di sinilah letak keindahan dari keberagaman. Bagaikan pelangi. Ia melengkung indah di ufuk tinggi. Bagaikan mutiara bertaburan. Laksana intan berlian. Hanya indah ketika kaya warna. Menjadi miskin kalau hanya satu warna saja.
Kekayaan toleransi ini harus kita jaga dan wariskan. Sebab tanpa dipupuk dan dipelihara, goresan konflik kecil pun bisa menjadi besar. Dan kita sudah kerap mengalami hal itu secara laten. Maka tetua mengingatkan postulat sastrawi, kalah jadi abu, menang pun jadi arang.