Karena itu, kami atas nama panitia dan tim juri mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh peserta. Keikutsertaan mereka merupakan bentuk kepedulian terhadap upaya pelestarian bahasa daerah di Kalimantan Barat.
Hal lain yang tidak kalah mengembirakan ialah para peserta sayembara berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Barat dan dengan latar belakang profesi dan pendidikan beragam. Ini menandakan gerakan literasi terus tumbuh dan berkembang di Kalimantan Barat. Kami berharap semangat ini terus terpelihara, bahkan semakin menguat setelah penyelenggaran sayembara ini.
Akhir kata, kami mengucapkan selamat kepada enam peserta yang terpilih sebagai pemenang sayembara. Pemenang I Donatus Budiono dengan judul tulisan “Notokng: Ritual Bersyukur Usai Panen Padi. Pemenang II Dwi Septian Alhinduan dengan judul tulisan “Seni Arsitektur Rumah Melayu, Tradisi Pindah Rumah, dan Upacara Adat Pernikahan Melayu Pontianak. Pemenang III Elsa Suryani dengan judul tulisan “Kentalnya Budaya Gotong Royong dalam Tradisi Pernikahan Masyarakat Melayu Sambas”. Pemenang IV Arpian Wahyudi dengan judul tulisan “Istilah-Istilah Ritual Adat Pernikahan Melayu Sekadau”. Pemenang V Issoykhum Supratmi dengan judul tulisan “Seluk-Beluk Menugal di Muh Suku Dayak Kualan”. Pemenang VI Bastian Arisandi dengan judul tulisan “Bejontakng”.
Semoga semakin termotivasi untuk melahirkan karya-karya terbaik pada masa mendatang. (*)
Pontianak, 28 Oktober 2020
