“Salah satu hal terbesar kenapa kita ngelakuin ini adalah motivasi internal ketika kita menentukan bahwa ini tahun terkahir kita. Ini menyalakan sebuah api di dalam kita untuk berkarya lagi sebaik-baiknya dan jujur ini bukan keputusan yang mudah,” Ujar Andovi. Dia juga menambahkan bahwa api dalam dirinya sudah padam untuk berkarya di Youtube. “Passion yang ada untuk buat video kaya jaman dulu gak seperti sekarang. Bukan berarti kita malas, tapi gak ada aja kemauan untuk bangun pagi, udah hilang,” tambahnya. Berbeda dengan Andovi, Pria yang sering disebut degan Kajo ini memiliki alasan lain kenapa ia dan adiknya ini harus memutuskan pensiun dari dunia Youtube. Ia mengatakan bahwa energi yang mereka keluarin tidak sebanding dengan apa yang mereka dapat dan youtube yang dimana platform tempat mereka bersuara lebih memberikan apresiasi terhadap konten-konten yang bukan terbaik .
“Cuman reward yang gua dapatkan dengan energi yang kita kerluarkan tidak adil, kalau kita liat youtube sekarang lebih mereward ke views dan yang mendapatkan rewards merupakan bukan konten-konten yang terbaik.” Ujarnya.
