Berita

Jelajah Kota Jaga Sejarah, KUWAS Terbitkan Buku “Crowd Funding”

Jelajah Kota Jaga Sejarah, KUWAS Terbitkan Buku “Crowd Funding”

“Ini merupakan bagian yang unik menurut saya. Di bagian ini terdapat semacam testimoni yang berisikan pengalaman dari beberapa peserta yang sempat mengikuti trip dari KUWAS. Kenapa saya katakan unik? Karena KUWAS mencoba memberikan satu spasi khusus untuk para peserta menyatakan kesan dan pendapat mereka melalui tulisan,” ujar Asof seraya menimpali bahwa terlihat upaya KUWAS untuk merangkul banyak pihak, membangun rasa memiliki, berbagi pengalaman dari sudut pandang peserta. Upaya sederhana, tapi bermakna.

Buku ini bisa menjadi salah satu referensi bagi siapa saja yang berkeinginan untuk mengetahui lebih jauh tentang Pontianak dari sudut pandang berbeda. Sudut pandang pejalan kaki. Buku ini juga memiliki kelebihan yakni pemaparannya yang sederhana, sehingga mudah dicerna, tidak hanya oleh para pecinta sejarah, tetapi juga para pengkaji perkotaan, peminat arsitektur kota, penggelut fotografi, bahkan hanya oleh pejalan kaki biasa. Buku ini juga memiliki kekuatan pada gaya penceritaan dan dokumentasinya, sehingga para pembaca yang belum berkesempatan untuk mengikuti trip, akan merasa dan seolah berada dan ikut dalam trip tersebut.

Buku ini masih memiliki kekurangan yakni masih dicetak hitam putih. “Saya sebagai pembaca membayangkan andai buku ini disajikan dengan full colour, terutama gambarnya, rasanya akan lebih menarik dan memanjakan mata pembaca,” imbuhnya.