Gak sampai di sini, Riam Kuweg yang bagian teristimewa ada di atas sekitar 6 sampai 7 menit-an kami berjalan ke atas siap-siap berteriak, “Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang engkau dustakan”. Masya Allah, Subhanallah, Allahu Akbar. Gak tahu lagi mau gimana merincikan keindahannya, selain tinggi, indah, WOW dah.
Setelah itu kami naik lagi ke puncaknya, yaah memang gak ada air terjun tapi yang saya butuhkan adalah sinar matahari, iya sinar ultraviolet biar saya hangat kembali, meski telah terkena sinar matahari saya tetap mengigil jadi gak mampu untuk banyak-banyak mendokumentasikan diri di sana. 1, 2 cukuplah yang penting ada bukti.
Jam 10 atau jam 11 yaa, gak pasti juga kami turun gunung. Pukul 13 kami sudah sampai di pondok Pak Bangge, perjalanan selesai, terima kasih Tuhan atas kesempatan ini. Terimakasih juga teman-teman semoga dipertemukan kembali di Riam yang tak kalah luar biasa, kalian tangguh.
Pontianak, 3 Agustus 2018
