Berita

Menjemput Surga Tersembunyi di Riam Kuweg Bengkayang Kalbar

Menjemput Surga Tersembunyi di Riam Kuweg Bengkayang Kalbar

Pak Rt sibuk menyambut kami, hingga menghidangkan air mineral gelas satu kotak, “Gak usah repot-repot, Pak,” ujarku.

“Gak apa-apa, biasa,” jawabnya.

Tidak ingin mengulang kebodohan sama seperti sebelumnya, aku mengenalkan diri kepada Pak RT. Beliau akrab dipanggil Bujang.

Di rumah Pak Bujang kami disuruh menulis nama-nama yang akan berangkat ke Kuweg. Katanya di sana hutannya masih asri belum banyak dijamah manusia, jadi yaah waspada gitu biar pulang nanti gak berkurang dan gak nambah orang. Hehe.

Tak lama Pak RT menelpon Pak Nyawib yang akan bertugas mengantar kami ke lokasi, hmm nama pramuwisata / tour guide kami ini saya juga agak ragu karena kata teman-teman namanya ada DO-nya, sedangkan nama Nyawib itu saya dapat dari Pak Kodimus, bodohnya lagi saya gak bertanya langsung kepada yang si empunya nama.

Dari desa Nibung ke lokasi mungkin sekitar 45 menit, jalannya setengah aspal dan setengahnya lagi masih tanah.