Home > Berita > Selangkah Lagi Sultan Hamid II Sang Perancang Lambang Negara jadi Pahlawan Nasional

Selangkah Lagi Sultan Hamid II Sang Perancang Lambang Negara jadi Pahlawan Nasional

teraju.id, Pontianak – Allah Yarham Sultan Hamid II Alkadrie selangkah lagi dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional. Hal ini terkait surat yang dilayangkan Dinas Sosial sebagai kepanjangan tangan pemerintah untuk Tim Pemberi Gelar Pahlawan Nasional Cq Kemensos RI. Pada Rabu, 27/11/19 akan dilangsungkan koordinasi bersama sosok sejarahwan yang dikirim oleh Mensos, yakni Dr Anhar Gonggong.

Yayasan Sultan Hamid II menyatakan kini sampailah pengamat sejarah Dr Anhar Gonggong ke bumi khaTULIStiwa, Rabu, 27/11/19 pukul 08.00-selesai. “Kata kuncinya koordinasi Gelar Pahlawan Nasional Indonesia atas jasa merancang Lambang Negara Elang Rajawali Garuda Pancasila serta pengakuan kemerdekaan Indonesia dari Belanda. Mohon doa restu seluruh warga Kalbar pada khususnya dan Indonesia pada umumnya agar semua dilancarkan hingga ditekennya SK Pahlawan Nasional oleh Presiden Joko Widodo,” ungkap Ketua Yayasan Hamid, Anshari Dimyati, SH, MH.

Menurutnya semua syarat administratif sudah paripurna sejak 3 tahun silam. “Para pegiat sejarah Kalbar, boleh nantikan Dr Anhar Gonggong di Bandara. Iringi dengan pemberian pemahaman bahwa Hamid bukan pelaku makar. Dia Pahlawan Nasional asal Kalbar,” tambahnya seraya menyiratkan simbol jalan yang terbentang di jantung kota khatulistiwa, menghubungkan Kapuas dan Landak. Antara Pasar Flamboyan hingga Siantan. (Nuris)

Berbagi itu indah:

Tulis Komentar

comments

Baca Juga:  BPH Migas Gelar Achievement Motivation Bersama Muhammad Syaugi

About Nur Iskandar

Hobi menulis tumbuh amat subur ketika masuk Universitas Tanjungpura. Sejak 1992-1999 terlibat aktif di pers kampus. Di masa ini pula sempat mengenyam amanah sebagai Ketua Lembaga Pers Mahasiswa Islam (Lapmi) HMI Cabang Pontianak, Wapimred Tabloid Mahasiswa Mimbar Untan dan Presidium Wilayah Kalimantan PPMI (Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia). Karir di bidang jurnalistik dimulai di Radio Volare (1997-2001), Harian Equator (1999-2006), Harian Borneo Tribune dan hingga sekarang di teraju.id.

Check Also

Berkunjung di Pusat Media Damai Kalbar, ini yang Diungkapkan Calon Duta Literasi

teraju.id, Pontianak – Selasa, 10/12/2019 Penyelenggara Program Rumah Literasi FUAD membawa para calon Duta Literasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

teraju.id