Sungguh pertikaian terbuka yang sarat dengan sentimen kesukuan, ras dan agama telah memporak-porandakan kedamaian kehidupan kita. Amarah dan dendam terasa begitu bergemuruh membakar nafsu untuk saling melukai dan bahkan saling membunuh karena harga diri kita sebagai manusia merasa disinggung dan direndahkan. Suara keras, lantang, saling melecehkan dan merendahkan yang kita saling lontarkan, tanpa terasa telah menusuk hati kita masing masing. Kita pun lupa, kita sesama saudara warga bangsa yang pasti akan terus hidup berdampingan. Konflik besar terbuka 15-18 tahun lalu, yang sesungguhnya belum lama mereda, saat ini seperti terlupakan. Dengan melihat kejadian akhir-akhir ini, banyak orang bertanya, akankah kita ulangi pertikaian itu? Akankah bangsa ini harus mengalami derita yang jauh lebih tragis karena kita akan saling berbunuhan lebih dahsyat hingga menghancurkan masa depan kehidupan anak-anak kita? Akankah kita menjadi bangsa pengungsi yang harus pergi dari negeri sendiri karena di negeri sendiri rasa aman tak ada lagi? Ke manakah nanti kita harus melarikan diri, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, New Zealand ataukah Australia?
Saatnya Kita Ikut Bicara Untuk Keselamatan Negara Kita
