Berita

Sambangi Tirto, CEO Tirto Bahas Komunikasi Era Digital

Sambangi Tirto, CEO Tirto Bahas Komunikasi Era Digital

“Berapa pertumbuhan 2019? Diprediksi maksimal 9 persen. Televisi sudah mulai digerogoti oleh iklan di Youtube dan platform video di media sosial yang menawarkan video on demand,” ungkap Sapto.

Media Online Tumbuh
Mengutip data Dewan Pers, jumlah media di Indonesia saat ini mencapai 47 ribu, baik televisi, cetak, radio, dan online. Dari jumlah itu, menurut Dewan Pers, 43 ribu di antaranya adalah media online.

“Dari jumlah semua itu tidak semua profesional, hanya sekitar 170 saja yang dianggap layak.

Kenyataan ini, lanjut Sapto lagi, ditambah keberadaan media sosial yang telah mengubah konstelasi dan ekosistem komunikasi hari ini.

“Media mainstream bukan lagi satu-satunya kuasa, informasi ke publik begitu deras dilakukan oleh banyak orang, tanpa harus menjadi apa-apa. Mereka ada yang menjadi aktor, ada yang menjadi penyambung informasi semata, dan ada yang bagian tukang telan atau yang kritis mempertimbangkan setiap informasi. Faktor trust menjadi ujian media, mampukah bersaing?” tanya Sapto.

Jumlah informasi yang ada di media sosial pun sangat banyak. Pengguna instagram di Indonesia mencapai 53 juta lebih pengguna. Mereka dengan leluasa bisa mengakses sekitar 95 juta gambar yang diproduksi rata-rata per hari.

Youtube dengan 50 juta pengguna, bisa menikmati sedikitnya 576 ribu jam konten baru setiap hari (global).