Berita

Sambangi Tirto, CEO Tirto Bahas Komunikasi Era Digital

Sambangi Tirto, CEO Tirto Bahas Komunikasi Era Digital

“Bagaimana dengan twitter? Sehari di Indonesia rata-rata 12 juta twitt, sementara Facebook sehari secara global ada 350 juta foto per hari. Sementara pengguna Indonesia cukup banyak, 115 juta,” tandas Sapto.

Dengan jumlah yang sangat banyak tersebut, maka informasi kini menjadi hutan yang sangat lebat yang untuk mencari barang yang sesuai dan benar, tidak mudah. Di sinilah perlu kepandaian untuk menentukan, memilih dan memilah informasi.

Secara garis besar informasi ada yang menarik dan penting. Alih-alih memilih yang diperlukan, masyarakat punya kecenderungan memilih yang menarik saja, meski tidak ada korelasi dengan keperluan hidup kita, menjadi konsumsi yang massal. Tak heran bila banyak informasi-informasi yang settingan dan drama menjadi pembicaraan seolah penting.

“Bila informasi-informasi tersebut hanya bergerak antarmedia sosial, bisa dimaklumi. Akan tetapi kalau sudah menjadi informasi di media massa, apapun platformnya, maka kita perlu bertanya-tanya? Benarkah ini yang dicari oleh masyarakat?” tanya jurnalis senior yang pernah aktif di Surabaya Post, Harian Buana, Republika, dan Detik.com ini.

Faktanya, lanjut dia, informasi seperti itulah yang banyak dijejalkan ke masyarakat lewat media sosial, grup whatsapp, bahkan di media online. Celakanya, tak semua informasi yang ada benar adanya. Sebagian adalah hoax yang jelas-jelas berbahaya bagi kehidupan kita. (*/r)