Nurul Hadi menurut kawan sekolahnya ketika Sekolah Dasar di Sambas tergolong anak baik. Dia tidak pernah neko-neko. Bukan pula anak yang nakal dan frontal. Sama sekali tidak ada tanda-tanda berpikirnya radikalis, apalagi teroris. Oleh karena itu rekan masa kecil Nurul Hadi mengaku kaget, kenapa Nurul Hadi ditangkap?
Nurul Hadi dalam perbincangan di sosial media diakui sejumlah teman sebagai mahasiswa yang kalem dan lemah lembut. Dia juga lekat dengan masjid. Setiap kali bersua, dia murah senyum.
Nurul Hadi pernah tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Teknik Untan angkatan tahun 1999. “Jurusan elektro, tapi agaknya dia tidak tamat,” kata seorang sumber. Sementara sumber lainnya menyebutkan, bahwa semasa kuliah, Nurul Hadi pernah masuk organisasi Lembaga Teknologi Mahasiswa Islam (LTMI) yang merupakan lembaga otonom di bawah payung Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pontianak.
Heboh media cetak, online dan TV yang memberitakan penangkapan Nurul Hadi di Bandara Soepadio, heboh pula jagad sosial media alumni HMI (Kahmi). Ada yang kenal dan ada yang tidak. Dan yang mengenalnya, rerata menyebutkan bahwa Nurul Hadi tercatat sebagai mahasiswa FT Untan. Namun selama masa kuliahnya, dia dikenal sebagai mahasiswa yang baik dan santun.
