Bidang deradikalisasi BNPT mempresentasikan bahwa untuk mengindoktrinasi seseorang menjadi teroris hanya butuh waktu beberapa jam. Pada umumnya menimpa remaja dan mahasiswa yang labil atau goyah sendi-sendi keimanan dan akhlaknya. Pada sisi lain, ajaran Islam tentang jihad (perang suci) kerap kali diselewengkan. Untuk itu maka, BNPT dan FKPT banyak bekerjasama dengan organisasi dakwah agar makna jihad fisabilillah tidak disalah-artikan. Begitupula kerjasama BNPT dan FKPT dengan rohis di sekolah-sekolah, maupun halaqah atau forum kajian Islam di kampus-kampus. BNPT-FKPT juga menggalakkan deradikalisasi melalui pendekatan budaya yang berlandaskan kearifan lokal. Demikian agar stabilitas negara terjaga dengan akar budaya setempat (lokal) dan secara makro menjadi keamanan regional/nasional.
Untuk kasus Nurul Hadi pikiran ekstrem bisa ditangkap dari pernyataan-pernyataannya di laman FaceBook. “Ungkapannya cukup keras,” ungkap seorang sumber.
Sumber lain menambahkan bahwa Nurul Hadi pernah berkirim surat hingga ke Presiden. Ia mengeluhkan soal legitimasi kepemilikan tanah yang sulit didapatkan. Dengan demikian penulis berpikiran bahwa masalah pikiran ekstrem menjadi radikal ketika bersemayam di media ketidakadilan. Untuk itu masalah keadilan ini mesti menjadi perhatian kita secara serius bersama-sama.
Antara Penangkapan dan Keterangan
