“Saya cek tanda jaga jarak mulai dari titik masuknya. Kemudian saya pastikan pengelola dan karyawannya memakai masker dan face shield. Saya juga mengecek pembatasan jarak, jadwal, dan cara booking transportasi,” jelas Kang Emil.
Jika dinilai sudah aman, Kang Emil melanjutkan pihaknya akan kembali mempromosikan potensi wisata Jabar seperti aspek kebersihan, kesehatan, keindahan, kreativitas, keamanan, dan murah senyum.
Baca Juga:Selawat di Masjid At-Taqwa Teluk Nangka
“Intinya, saya juga ingin pariwisata kembali normal. Hanya saja saya butuh jaminan bahwa pelaku industrinya sudah disiplin mengamankan wilayahnya dan wisatawannya juga sudah beradaptasi dengan kebiasaan baru.”(wir)
