Community

Andai-andai untuk Jalan Pontianak-Kubu

Andai-andai untuk Jalan Pontianak-Kubu

Oleh: Ambaryani

Pontianak-Kubu terasa lebih jauh di saat musim penghujan. Saat masih di jalan Rasau saja, motor tetap harus dipacu kecepatan sedang dan hati-hati. Karena jalan tergenang air dan banyak lubang jalan yang tak bisa diprediksi. Selain itu, ada beberapa bagian jalan yang bergelombang dan ada jarak beberapa cm antara bagian jalan, kanan dan kiri. Keduanya membuat perjalanan 2 kali lipat lebih lamban.

Baca Juga:Beras Cemani

Kalau nekat memacu motor dengan kecepatan tinggi, harus siap dengan beberapa konsekwensi. Harus siap-siap terhempas-hempas (terpental), ban slip dan bisa tumbang jika pas melewati bagian tengah jalan (arsiran jalan kanan-kiri). Setiap melintasi jalan itu saya selalu beri warning pada Kak Yuyun yang duduk di belakang saya untuk berpegangan.

“Pegang ye Kak! Kite lewat bukit teletubis. Kalau ndak, pelanting nanti! ”
Setelah melewati jalan Sungai Bulan yang sudah bisa dijadikan sirkuit mini, jalan Jangkang kembali menjadi medan yang membuat perjalanan seakan semakin lama. Kubu rasanya jadi semakin jauh.