Community

Angker

Angker

Badan yang masih kedinginan karena mandi malam, saya bungkus dengan jaket kemudian merebahkannya. Perjalanan hari ini melelahkan, semoga saya bisa tidur nyenyak.

Setengah jam saya memejamkan mata, sulit sekali untuk terlelap. Tak ada pilihan lain, saya butuh pengalih pikiran agar tidak berimajinasi macam-macam. Saya putuskan untuk membaca sampai tertidur.

Saya terbangun. Tidak biasanya seperti ini. Saya melihat jam, busyeet baru jam 12 malam. Saya pikir sudah masuk subuh. Ada apa ini !?!?

Diluar petir menggelegar, isyarat akan turun hujan lebat dan memang sekejap turun hujan deras. Saya baru sadar, bahwa jendela kamar itu tak bertirai. Saya langsung dapat melihat hujan diluar.

Harusnya kamar terasa dingin. Entah kenapa justru sebaliknya, saya merasa kepanasan.

Ini suasana tidak nyaman. Terbangun tengah malam dan kepanasan di sebuah kamar yang tak pernah berpenghuni sebelumnya. Saya putuskan untuk melawan nuansa mistik ini. Saya tidak ada pilihan lagi. Sudah berulang kali saya mencoba kembali tidur tapi gagal.

Seketika saya kesal dan marah terhadap entitas abstrak apapun yang mengusik istirahat malam itu. Saya menunggui dan menghadap jendela, berusaha menghadapi.

Setengah jam berlalu, hingga sejam tak ada apapun. Saya lalu putuskan untuk hanyut ke dalam bacaan yang belum tuntas sampai tertidur.