Oleh: Kautsar Nabil*
Kamis, 16 Januari 2020. Hari apakah ini? Hari bersejarah? ya! Hari Apresiasi? ya! Hari yang bisa kami katakan “Diakuinya” karya kami oleh dosen kami? Ya!
Hari yang akan kami kenang sebagai Apresiasi bagi karya kami, yang mungkin sebagian besar dari kami adalah orang yang merayakan hasil karya pertamanya.
Hari ini adalah hari pemberian apresiasi oleh dosen kami. Beliau mengapresiasi hasil kerja keras kami, hasil karya kami, dalam membuat buku, khususnya 5 kelas yang ada di Prodi Pendidikan Agama Islsm (PAI) FTIK IAIN Pontianak.
Mahasiswa semester I, dari kelas PAI A, B, C, D, dan E, membuat buku ±200 buku. Jumlah yang menakjubkan! Mengapa menakjubkan? Tentu saja menakjubkan! ini adalah semester pertama kami. Semester yang orang-orang akan berkata kepada “Semester satu? Maba? Bisa apa? Menghasilkan karya? Ngigau ya mereka? Mereka tu masih layu, baru mau berkembang, belum ada buahnya.”
Kami down? apakah kami masih menganggap diri kami adalah sesuatu yang layu dan tak bisa menghasilkan buah (Karya)? saya katakan! Bungkam mereka dengan 200 buku kita ini! Yang merupakan hasil kerja keras kita sendiri! Hasil susah payah sendiri! Buah yang kami hasilkan dengan berbagai cuaca (rintangan) yang menerpa kami semua!
