in

Bukit Gajah, Sisi Lain Batu Ampar

bukit gajah batu ampar

Oleh: Yusriadi

Bukit Gajah adalah sisi lain dari wajah Batu Ampar. Bukit yang terhubung dengan jajaran Gunung Panjang, letaknya ada wilayah Dusun Gunung Keruing, Desa Batu Ampar.

Saya sudah mendengar tentang bukit ini yang menjadi tempat wisata, atau tepatnya tempat yang dapat dikunjungi untuk wisatawan. Tetapi, sejauh yang dipikirkan tidak ada rencana mampir ke tempat ini.

Hingga sore itu peserta Kampung Riset 2020 mengajak kami ke sana. Mereka siap bersama Pak Kepala Dusun yang kebetulan masih muda, bersama seorang anak muda.

“Ikutlah! Tempatnya tidak jauh,” kata mereka.

Saya pikir, ini tidak jauh dan karena itu bolehlah sekalian jalan-jalan. Hatta, kami pun berangkat.

Perjalanan ke lokasi melewati jalan sempit, jalan tanah kuning. Melewati satu dua rumah penduduk, perkebunan sawit dan karet, serta semak belukar. Tempat kolam penampungan air bekas perusahaan kayu, jajaran pepohonan Bukit Panjang, dan lokasi lapang bekas galian seluas lebih dari lima lapangan bola. Lokasi ini pernah dicoba untuk pengerukan bauksit, namun tidak jadi.

Baca Juga:  Seharian Bersama Abroorza A.Yusra

Kami berhenti di lokasi itu dan kemudian berjalan kaki menapak jalan di kemiringan bukit. Lumayan juga untuk sebagian dari kami yang agaknya jarang berjalan jauh.
Ujung tanjakan sampai di tumpukan batu besar. Inilah Batu Gajah. Kawan sempat penasaran ingin melihat “wajah” gajah yang dijadikan nama batu itu.

“Muka gajah di sebelah sana,” kata teman yang lain bercanda.

Entahlah, mungkin nama gajah diberikan untuk batu besar itu karena batu itu mirip gajah, atau mungkin juga karena batu itu besar. Dalam masyarakat tertentu, besar dan ketakjuban diungkapkan dengan istilah “gajah”. Jadi, batu gajah maksudnya adalah batu besar.

Kami naik dan mengabadikan perjalanan di undakan batu puncak Batu Gajah. Bukan saja objek batu tetapi objek di sekitar batu juga menjadi sasaran.

Saya mencoba mencari ketinggian dengan memanjat ke atas pohon leban yang tumbuh di sela batu. Dari atas cabang pohon ini pemandangan delta Sungai Kapuas terlihat. Air yang biru membentuk garisan pemisah dari warna hijau pohon mangrove yang terhampar luas seluas mata memandang.

Baca Juga:  Suara Petani - Suara Rakyat

Akhirnya sampai juga hajat ingin melihat Batu Ampar dari atas. Sekalipun sisi teluk Batu Ampar-nya tidak terlihat, tetapi lumayanlah.

Lebih lumayan lagi pemandangan dan perjalanan ke Batu Gajah memberikan wawasan tambahan untuk melihat wajah Batu Ampar. Batu Ampar bukan sekadar dermaga persinggahan dan bukit batu.(*)

Written by Yusriadi

Redaktur pada media online teraju.id dan dosen IAIN Pontianak. Direktur Rumah Literasi FUAD IAIN Pontianak. Lulusan Program Doktoral ATMA Universiti Kebangsaan Malaysia, pada bidang etnolinguistik.

jarrat tangan

Jarrat Tangan

IMG 20201106 WA0007

Menyapu Sungai Raja