Community

Catatan Akhir Perjalanan di Badau

Catatan Akhir Perjalanan di Badau

Badau dengan segala keterbatasannya ternyata membuat penulis kangen. Pagi sebelum menganjakkan kaki dari hotel, berat rasanya meninggalkan desa di ujung negeri ini. Desa yang rasa nasionalismenya “masih kurang”. Tidak ada pengibaran bendera di halaman rumah-rumah penduduk kecuali di instansi-instansi pemerintah.

Berdasarkan penuturan Joni dari hasil wawancaranya dengan beberapa orang warga, itu tidak penting katanya. Iya Desa Badau yang terus berbenah sebagai wajah terdepan NKRI akan membuat penulis merasa benar-benar rindu ingin kembali lagi.

Semua yang terlibat dalam KKN KEBANGSAAN 2019 dan KAMPUNG RISET sehat dan sukses selalu.

(Ketua LP2M IAIN Pontianak)