Community

Ditraktir Makan di Medan Kerang

Ditraktir Makan di Medan Kerang

Kami duduk di bagian belakang. Di samping kanan kami ada stan makanan yang bertuliskan medan kerang. Aku melihat keranjang-keranjang berukuran sedang disusun rapi di dekat kasir. Di depannya terdapat keranjang besar setengah penuh. Ada yang mengangkat sesuatu dari keranjang itu, ternyata yang diangkatnya adalah seekor kepiting berukuran besar yang masih hidup.

Kakinya tampak bergerak perlahan saat diangkat. Pria yang mengangkatnya tampak mengobrol sebentar dengan seorang pria lagi yang sedari tadi standby di sana. Setelah itu ia pergi dan digantikan dengan orang lain. Ternyata pengunjung dapat memilih bahan dasarnya sendiri, seafood yang telah dipilih kemudian ditimbang dan langsung dibayar, cash or with e-money.
“Mau pesan apa Mbak, ada….” ujar seorang gadis yang sepertinya seumuran denganku menawarkan menunya.

Tak berapa lama, ada lagi gadis berbeda yang menawarkan menu yang berbeda pula. Ayah Alif (anak didikku) ternyata sedang memesan makanan di Medan Kerang. Tak lama setelah ia kembali, tampak seorang pemuda menempelkan kertas nasi di sepanjang meja yang kami tempati. Aku, Bunda Alif, Bude, dan ayah Alif sempat mengobrol sebentar dan kemudian hidangan kami pun sampai.