Malam larut, tidak terasa terpantik oleh lagu Kunanti dengan aransemen musiknya memasukkan unsur kental perkusi Melayu dimainkan oleh anak-anak milineal yang tergabung pada sanggar Bougenville Pontianak. Penggunaan unsur musik etnis dalam anasir Kunanti sesuai dengan aransemen awal jika dilihat di video klipnya. Video Klip Kunanti digarap oleh Richard Buntario, melibatkan semua personel Arwana dan dua model yang digambarkan tengah beradu kasih dengan perempuannya yang berambut panjang mengombak berkejaran di taman raya yang penuh hehijauan. Pengambilan gambar video klip bertempat di Kebun Raya Bogor yang sangat asri. Melibatkan unsur musik etnik itu nyatanya kemudian dilirik oleh Iyeth Bustami saat menggarap lagu Laksmana Raja di Laut setelah meminta izin Arwana, begitu lontaran Yudie Chaniago sesaat sebelum memainkan alat perkusi tersebut
Spirit lagu Kunanti semakin membuncah kala para Insang Arwana ikut bernyanyi juga dengan arahan Yan Machmud dan lambaian dua stik drum Yudie Chaniago yang beradu. “Setulus hati ini kuserahkan kepadamu, sebagai tanda cinta suciku untuk dirimu, begitu tega engkau mempermainkan diriku, tak tahu kini engkau di mana”, begitu timpal para Insang Arwana penuh haru. Semakin jamak keharuan spirit dengan para penonton menyalakan senter pada gadgetnya masing-masing atas komando Yudie Chaniago, ”Light, Ligth”!.
