Oleh : Filisianus Richardus Viktor
Merebaknya pandemi COVID-19 membuat panik seisi dunia, tak terkecuali Indonesia. Berdiam diri #dirumahaja, merasa terkekang, dan dirampas kebebasannya. Dunia entertainment, khususnya industri musik Indonesia, baik nasional maupun lokal mendapat pukulan keras dengan kondisi pandemi saat ini.
Salah satu band lokal Pontianak, Kalimantan Barat, Coffternoon mengaku kehilangan 5 jadwal manggung di akhir bulan Maret dan awal April akibat harus melakukan #socialdistancing. Memang sangat disayangkan tetapi harus dilakukan demi memutus rantai penyebaran COVID-19.
Hal itu diketahui lewat paparan langsung vokalis Coffternoon, Edwin Setiadi Raharja, “Ada dua event kampus, dua event sekolah, dan satu event umum yang sudah terjadwal seharusnya.” Beberapa hal seperti pembuatan video lirik dan video klip yang harusnya selesai dalam rentang waktu dekat-dekat ini juga terpaksa dihentikan.
Meski tidak banyak yang dapat dilakukan, Edwin menjelaskan, “Kami tetap bisa berkarya dengan hal yang terjadi saat ini. Para anggota Coffternoon sepakat untuk membuat video spesial Jamming Session yang tujuannya mengekspresikan secara spontan mengenai masih banyak hal yang bisa dilakukan di rumah.”
