Kultur

Agama Sunda Wiwitan

Agama Sunda Wiwitan
Penulis, di bangunan spiritual Sunda Wiwitan. Foto Dok FB Andreas Harsono

Ribuan orang Sunda Wiwitan, termasuk pemimpin utama mereka, beralih ke Katolik, mengubah ′′ paseban ′′ mereka menjadi sebuah katedral Katolik. Beberapa dekade kemudian, ketika situasi tenang, banyak orang Sunda Wiwitan ini secara terbuka, tetapi tidak secara hukum, dikonversikan kembali ke Sunda Wiwitan.

Mereka biasanya memakai kalung dengan liontin salib Kristen jika mereka adalah orang Kristen. Banyak juga yang beralih ke Islam. Pesantren Islam menyediakan listrik kepada kuil Bunda Maria. Tetapi di dalam kantong mereka, mereka juga memiliki liontin Sunda Wiwitan (gunung, elang dan dua ular). Saya menyebutkan tentang kelompok ini dalam laporan Human Rights Watch yang diterbitkan tahun 2013 tentang regresi kebebasan beragama di Indonesia.

Baca Juga:Kakek Min,

Tidak terkejut bahwa makam baru mereka-untuk pemimpin saat ini dan istrinya-dibangun di samping gua Bunda Maria. Sudah biasa menemukan keluarga di sini dengan tiga agama: Islam, Katolik atau Protestan. Tetapi iman latar belakangnya adalah Sunda Wiwitan.