Opini

Ada Hikmahnya

Ada Hikmahnya
Dr Leo Sutrisno

Oleh: Dr Leo Sutrisno

Suatu hari Pak Tua mendapat seorang tamu wanita yang berdandan rapi dengan rias wajah tipis dan muka bulat berseri. Pak Tua mengerenyitkan kening, mengingat-ingat siapa perempuan ini. “Entah tetapi pasti bukan Ibu Kartini!”, pikirnya. Cuma ada kemiripan wajah.

Setelah berbasa-basi saling bertegur sapa, tamu itu berkata:
“Rupanya Pak Tua tidak ingat siapa saya, ya?”

Pak Tua mengangguk pendek sedikit berguman, “Eeeem, ya. Maaf, susah. Tak mampu mengingat kembali….siapa…Ibu?”

“Tak apa Pak Tua. Banyak orang datang dan pergi ke sini. Saya paham” kata si tamu.
“Aku adalah orang yang Pak Tua sebut sebagai perempuan dengan hati bulu ayam”

“O, ya!, ya! Dan, engkau langsung balik kucing sambil memukul pintu depan, kan?” Pak Tua menimpali.

“Betul!, Pak Tua. Saat itu aku merasa terhina. Di jalan pulang aku singgah di peternakan ayam milik kawan. Dengan hati jengkel, secara iseng saya pandangi tumpukan bulu ayam yang menggunung di pojok kandang. Saya minta satu kotak aqua gelas”. Ia menarik napas dalam-dalam.

Lanjutnya, “Semalaman kupandangi bulu ayam yang warna-warni itu. Iseng kucoba menempel-nempelkannya di kardus kotak aqua. Kususun dalam bentuk seekor ayam betina yang sedang mengawasi anak-anaknya”.