Namun penjiarahan kita tidak terbebas dari halangan. Setan mangganggu kita. Setan mencobai diri kita. Lewat panca indera, kita ditunjukkankan suatu kenikmatan duniawi. Kita ditunjukkan akan kekayaan, kehormatan, dan kekuasaan.
Kinikmatan-kenikmatan duniawi itu mendorong kita melakukan kejahatan. Maka, kita memohon “Dan, jangan biarkan kami masuk ke dalam percobaan dan bebaskanlah kami dari yang jahat”. Kita disembuhkan dari nafsu-nafsu untuk berbuat kejahatan.
Doa, kita tutup dengan pengakuan kita akan kepemilikan Tuhan, yaitu: kerajaan, kekuasaan dan kemuliaan. “Sebab, Engkulah raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya”. Kita meng-‘Amin’-i ketika dimasukkan sebagai bagian dari milik-Nya. Kita telah disembuhkan dari keinginan untuk berkuasa dan dihormati bak seorang raja duniawi.
Karena itu, menghadapi serangan covid-19 ini, kita dapat mendaraskan Doa Bapa Kami ini, agar dijauhkan dan disembuhkan dari dampak-dampaknya.
Semoga!
Pakem Tegal Yogya, 28-3-2020
