Dengan demikian, tahun politik lokal dengan atmosfernya dalam suhu panas, tetap saja panas pada tempat semestinya, tidak sampai ke wilayah tertentu demi asa merawat dan meruwat antologi bersama. Hanya karena lima tahun sesaat harus menggoreskan luka sehingga terkoyak-koyak lembaran antologi bersama, justru tersisa lembaran-lembaran sendiri yang sulit dibaca sebagai satu-kesatuan antologi bersama demi antologi bersama Indonesia.
Sudut Rumah
Penulis Peneliti Sastra Balai Bahasa Kalbar
