Soal koperasi sekelas Keling Kumang yang hebat–tembus 1,04 triliun adalah karya kelas pemikir dan kerja keras hebat yang patut diacungi jempol lagi inspiratif. Pegiat di Keling Kumang juga adalah rekan-rekan sejawat yang bergiat membangun ekonomi Kalbar yang juga dihantui dengan kemiskinan dan kerusakan lingkungan hidup.
Pun sejurus waktu yang lalu saya menulis tentang kesamaan konsep wakaf dengan tembawang, yakni tanah hutan adat yang tak boleh diperjual-belikan dan dirusak melainkan hanya diambil manfaatnya secara kepentingan bersama. Persis wakaf dalam syariat Islam: tahan pokoknya, bagikan atau sedekahkan manfaatnya. Visi-misi kita sama. Mungkin ini kaifiat syar’i–hukum agama langit. Sama-sama agama wahyu ilahi.
Saya juga menulis ketokohan pendiri Pancur Kasih AR Mecer. Sebuah gerakan CU yang senior, guru dari Keling Kumang, Lantang Tipo dan berbagai CU lainnya di Kalbar.
