Di sisi lain, kata makjleb, maktratap, makbedunduk, dan makbles serta mbokmrene, mbokmrono, dan mboktakono dalam bahasa Jawa, terdapat kata mak dan mbok yang berarti ibu. Meskipun, kedua kata tersebut dipandang sebagai partikel dalam gramatika bahasa Jawa. Unsur ibu dalam kedua kata itu mengindikasikan kuat bahwa bahasa ibu memberi pengaruh besar sampai kepada diksi ibu sebagai sebuah kosakata sekalipun.
Dalam tradisi Minang, seperti kata onde mande menjadi sebuah kosakata, ungkapan ekspresi, terdapat kata mande yang berarti ibu. Unsur ibu nyatanya terpaparkan ke dalam sebuah kosakata secara instrinsik, sedangkan secara ekstrinsik tentu terpaparkannya akan lebih meluas terkait kontekstualisasi. Ibu dalam ruang kesunyian identik dengan ranah domestifikasi, ternyata memberi pengaruh signifikan kepada ruang publik dalam membangun sebuah peradaban.
Bahkan, istilah teknologi informasi tidak luput terpapar kata ibu, seperti komponennya disebut dengan motherboard diindonesiakan dengan papan induk. Kata induk pun identik kuat dengan ibu dan papan induk menjadi papan sirkuit tempat berbagai komponen elektronik saling terhubung. Besar kemungkinan fungsi papan induk sebagai sirkuit elektronik memiliki kesamaan sosok ibu yang multitasking, baik domestik maupun publik saat terkait dengan gender.
