Oleh karena itu, mak kadang identik dengan ma’ berarti air dalam bahasa Arab, yang pasti terhubung dengan banyak hal. Manusia dan mahkluk-makhluk lain dipastikan persentase terbesar air yang menjadi faktor utama kehidupan dapat berlangsung. Dengan air siklus kosmos berputar dan dengan ibu semua lapis komunitas dapat bergerak mengisi kehidupan. Melalui bahasa sosok ibu sangat berpengaruh besar dalam konteks peradaban.
Ibu sebagai sosok perempuan tidak dapat dilihat dari individu belaka, tetapi terkait dengan aspek-aspek lain, begitu secara implisit ungkapan Filosof Immanuel Kant. Buktinya, bahasa memiliki hubungan dekat dengan sosok ibu selain pada istilah bahasa ibu (mother tongue). Tidak berlebihan jika hari ibu adalah mengingatkan jasanya menjaga kesinambungan bahasa sehingga terhubungnya komponen-komponen kehidupan demi keberlangsungannya.(Penulis peneliti sastra Balai Bahasa Kalbar)
