Paduka Jang Mulia Presiden Soekarno memerintahkan kepada saja agar melambangkan idee Pantja-Sila ke dalam gambar pada lambang negara dan berkali-kali utjapan beliau kepada saja, tetapi pesan beliau djuga gambar itu haruslah mengangkat simbol-simbol jang ada pada peradaban bangsa Indonesia agar setara dan gambarnja seharmonis mungkin, seperti lambang-lambang negara besar lain di dunia, karena Paduka Jang Mulia Presiden Soekarno jakinkan kepada saja, menurutnja karena saja pernah bersama Paduka Jang Mulia ketika itu saja mengambil jurusan teknik sipil satu tahun diT.H.S Bandung, walaupun akhirnja saja tidak menjelesaikan kuliah itu berhubung saja diterima di K.M.A Breda Negeri Belanda, terus menerus beliau mejakinkan saja, bahwa pasti saja paham dalam hal menggambar struktur lambang, untuk itu kemudian saja mengadjukan kepada Paduka Jang Mulia pada agenda sidang kedua kabinet RIS tanggal 10 Djanuari 1950 untuk membentuk kepanitiaan teknis lambang negara RIS jang diketuai oleh Mr. M. Yamin, dan jang lain Ki Hadjardewantara/anggota, M.A. Pellaupessy/anggota, Moh.Natsir/anggota, dan R.M.Ng. Purbatjaraka/anggota. Kepanitiaan ini dibawah koordinator saja jang bertugas menjeleksi/memilih usulan-usulan rantjangan lambang negara untuk dipilih dan diadjukan kepada Pemerintah untuk ditetapkan oleh Parlemen RIS setjepatnja, karena memang selama 5 tahun sedjak negara R.I merdeka 17-8-45 sampai dengan terbentuknja negara RIS 1949 belum ada memiliki lambang negara.
Hari Ini 71th Lambang Negara Elang Rajawali Garuda Pancasila
