Dari artikel di atas terlihat garis tegas nasionalisme kebangsaan Sultan Hamid II Alkadrie dari sudut pandang sang istri dan putra mahkotanya Max Nico. Jangan diragukan kejuangan dari Sultan Hamid yang dalam pidatonya menyebut “Merdeka, Merdeka, Merdeka”. Juga berjuang dalam diplomasi Inter Indonesia I dan II serta Konferensi Meja Bundar.
Didi Van Delden sang isteri yang lahir dan besar di Malang, Jawa Timur, putri seorang kapten, pemilik perkebunan-pertanian menjadi saksi utama betapa keluarga besar ini sebenarnya sangat cinta Indonesia. Bahkan sampai akhir hayatnya memendam rasa yang sama.
Selamat merenungkan kisah kejuangan seorang putra terbaik bangsa yang dimakamkan di Batu Layang, Bumi khaTULIStiwa. Mari kita petik hikmah dari ini semuanya. Alfatihah bagi pahlawan kusuma bangsa. *
