Opini

Kalimantan Barat Menjadi Wadah Toleransi Kebhinnekaan

Kalimantan Barat Menjadi Wadah Toleransi Kebhinnekaan

Sudah lama kita “buta sejarah” wilayah kita sendiri, sehingga dengan mudah kita dibenamkan dalam lumpur sejarah karena ada benang merah sejarah yang diputus, semakin banyak riset riset sejarah Kalimantan Barat dengan multi dimensinya bisa menjadi destinasi sejarah yang mengundang para peneliti sejarah dan disiplin keilmuan lain Kalimantan Barat.

Pemerintah Daerah Kabupaten se Kal Bar sudah mulai menulis kronik kronik sejarah wilayahnya atau sudah ditulis dipetakan menjadi jejak sejarah, karena kedepan itu menjadi penting bagi generasi di wilayahnya bahwa kita pernah menjadi Daerah Istimewa Kalimantan Barat yang mewadahi multi etnis dan toleransi itu telah dicatat dalam tinta emas sejarah, Melayu, Dayak dan Tionghoa serta etnis lain pernah hidup damai dalam catatan sejarah di DIKB, kita bersaudara, belajarlah dari berbagai konflik sehingga tidak mudah untuk distigma karena kita multi etnis yang dalam catatan sejarah hidup damai. contoh itu sudah diimplementasi dengan terbentuknya Komunitas Multi Etnis membentuk wadah untuk saling bersilaturahmi dan berkumpul dalam menjaga kelestarian adat, dan suku budaya yang ada di Kalimantan Barat.