Opini

Kisah di Balik Suksesnya AGSI Mengupas Peran Kesejarahan Sultan Hamid

Kisah di Balik Suksesnya AGSI Mengupas Peran Kesejarahan Sultan Hamid
Peneliti sejarah hukum lambang negara elang rajawali Garuda Pancasila, Turiman Faturahman Nur SH, M.Hum saat presentasi di webinar AGSI, Minggu, 5/7/20.

Pak Turiman bilang dia akan tampil dengan layar Sultan Hamid dan Muhammad Hatta di belakangnya agar publik tahu kesaksian Bung Hatta lewat buku Bung Hatta menjawab tak diragukan validitasnya sebab saat Hamid menteri negara zondereportofolio. Bung Hatta adalah perdana menterinya. Bung Hatta juga orang yang bersih dan jujur serta sangat bisa dipercaya.

“Anak aku akan mbuatkannye.” Begitu katanya.

Anshari lain lagi. Dia mau kasih jurnal ilmiah yang diterbitkan Universitas Indonesia. “Mau dishare ke 1000-2000 guru sejarah, agar mereka paham duduk perkara pidana yang dililitkan kepada Sultan Hamid.”

Kami makan bersama di rumah makan Padang setelah sebelumnya berkoordinasi dengan tim Cybercrime Markas Besar Polda Kalbar dalam kaitan plagiarisme karya rekam dan naik tayang di channel YouTube dengan mengubah judul sehingga melakukan pembohongan publik. Juga tidak pamit atau permisi dalam mengambil karya cipta orang lain atau lembaga lain.

WhatsApp Image 2020 07 06 at 04.56.42
Isi perut di Rumah Makan Padang

Beberapa kali pertemuan kami lakukan. Kami meeting visual dan virtual. Lalu kami dihubungi AGSI untuk siap naik webinar nasional tepat hari bersejarah 5 Juli saat 1959 dekrit presiden.

Webinar nasional itu untuk melihat peran kesejarahan Sultan Hamid bagaimana yang sesungguhnya, karena sejarah adalah milik para pemenang.