Opini

Kisah di Balik Suksesnya AGSI Mengupas Peran Kesejarahan Sultan Hamid

Kisah di Balik Suksesnya AGSI Mengupas Peran Kesejarahan Sultan Hamid
Peneliti sejarah hukum lambang negara elang rajawali Garuda Pancasila, Turiman Faturahman Nur SH, M.Hum saat presentasi di webinar AGSI, Minggu, 5/7/20.

Debat sengit berlanjut di jagat YouTube dan media online nasional. Pendapat AM Hendropriyono dan Anhar serta Prof Djoko dari UGM dicuci budayawan Betawi Ridwan Saidi. Disusul kemudian wakil rakyat Kalbar dari Partai Golkar anak perwira polisi, Maman Surachman. Kata berbalas kata. Viral berbalas viral. Channel YouTube mendata pemirsa puluhan ribu orang. Begitupula webinar berbalas webinar.

Untuk menjawab tuduhan Sultan Hamid II pengkhianat atau pahlawan, yayasan Sultan Hamid II bekerja sama dengan media online teraju.id dan Kampoeng English Poernama menggelar webinar ilmiah. Narasumbernya pengamat sejarah nasional JJ Rizal yang mendapatkan award Ikapi, Wakil Ketua MPR RI Prof Dr Hidayat Nur Wahid, Gubernur Kalbar Sutarmidji SH M.Hum, wakil DPR RI dapil Kalbar H Syarif Abdullah Alkadrie, SH MH dan ketua Yayasan Sultan Hamid, Anshari Dimyati SH MH. Webinar sukses besar. Puluhan ribu pasang mata menyimak dari Video YouTube yang ditayangkan beragam kelompok masyarakat. Sampai membuat trending topik nasional semakin panas.