Selain disebut Tahun Baru Imlek, banyak juga yang menyebutnya dengan Sincia, yang juga berasal dari dialek Hokkian, dari asal kata xin zheng (baca: sin ceng). Kata ini merupakan kependekan dari “bulan pertama yang baru”, merujuk pada penulisan “bulan pertama” dalam penanggalan Imlek dituliskan dalam dialek Hokkian berbunyi Cia Gwe. (*Dari berbagai referensi. Penulis Syafaruddin Usman peminat kajian sejarah dan budaya kontemporer Kalimantan Barat)
Baca Juga:Surat Terbuka tentang Sultan Hamid
